Bawaslu Barito Utara Teguhkan Komitmen Melalui Program Konsolidasi Demokrasi
|
Muara Teweh, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Barito Utara - Bawaslu Barito Utara mengadakan rapat mingguan yang dipimpin oleh Ketua Bawaslu Barito Utara Adam Parawansa pada Senin(9/2/2026) di ruang rapat Bawaslu Barito Utara. Rapat tersebut menjadi rapat perdana yang akan rutin dilakukan selama seminggu sekali, serta membahas program dan kegiatan yang akan dimulai dan dilaksanakan di masa nontahapan, salah satunya program Konsolidasi Demokrasi.
"Kami dengan pimpinan berdiskusi dan memiliki komitmen untuk tetap memberikan pemahaman demokrasi di masa nontahapan ini, dan ini juga sejalan dengan Surat Edaran dari Bawaslu RI untuk tetap produktif di masa nontahapan dengan memberikan edukasi, sosialisasi atau konsolidasi dengan pihak terkait," kata Adam.
"Oleh karena itu Konsolidasi Demokrasi hadir sebagai bentuk komitmen demokrasi yang dilakukan dalam bentuk dialog atau diskusi antar instansi, yang rencananya akan kita lakukan dalam waktu 3 bulan sekali, dengan melibatkan pihak terkait seperti KPU dan Kesbangpol untuk bergabung."
Program Konsolidasi Demokrasi yang digagas Bawaslu Barito Utara direncanakan akan dimulai pada Jumat 13 Februari 2026 mendatang, dengan mengundang KPU Barito Utara dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Barito Utara.
Anggota Bawaslu Barito Utara Amir Mahmud, yang ikut serta memimpin rapat menyatakan bahwa kedua pihak tersebut telah menjadi mitra strategis Bawaslu selama ini, "Selama Pemilihan hingga PSU berlangsung, baik KPU dan Kesbangpol telah menjadi mitra strategis Bawaslu, KPU tentu akan terus menjadi mitra dan rekan dalam bekerja Bawaslu sebagai penyelenggara, Kesbangpol selain menjadi perwakilan dan perantara dengan Pemerintah Daerah beberapa kali juga sering berkolaborasi dalam memberikan edukasi politik ke masyarakat," terangnya.
Tambah Amir, "Tidak menutup kemungkinan Konsolidasi Demokrasi ini akan mengundang pihak-pihak lain di sesi selanjutnya, baik perwakilan Pemerintah Daerah maupun stakeholder swasta atau organisasi lokal."
Rapat ditutup dengan arahan dan pesan kepada seluruh pegawai untuk tetap solid, serta produktif di masa nontahapan, "Saya imbau untuk rekan-rekan untuk tetap solid dan produktif di masa ini, walaupun kita sekarang bekerja dengan sistem hybrid dan ada WFA, tapi bukan berarti kita malas bekerja dan menganggapnya hari libur, jika ada pekerjaan yang memang memungkinkan untuk dikerjakan di kantor silahkan untuk ke kantor."
Penulis: Marthin Sahay
Foto: Riana