Jangan Biarkan Demokrasi Vakum, Bawaslu Barito Utara Pimpin Konsolidasi Demokrasi di Masa Nontahapan
|
Muara Teweh, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Barito Utara - Bawaslu Kabupaten Barito Utara mengambil peran strategis dalam menjaga kesinambungan nilai-nilai demokrasi pasca berakhirnya tahapan Pemilihan. Melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi yang bertempat di Kantor Bawaslu Barito Utara pada Jumat(13/2/2026), Bawaslu mengundang KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Barito Utara dan Badan Kesbangpol (Kesatuan Bangsa dan Politik) Kabupaten Barito Utara untuk merumuskan langkah bersama dalam memperkuat edukasi politik dan kepemiluan di masa nontahapan.
Dalam forum tersebut, Bawaslu menegaskan bahwa masa nontahapan bukanlah masa jeda bagi kerja-kerja demokrasi. Justru, menurut Bawaslu, periode ini menjadi momentum penting untuk memperkuat literasi demokrasi masyarakat agar saat tahapan Pemilu kembali dimulai, masyarakat telah memiliki pemahaman yang matang serta kesadaran partisipatif yang kuat.
“Konsolidasi demokrasi ini kami inisiasi sebagai langkah strategis agar edukasi politik dan kepemiluan tetap berjalan secara berkelanjutan. Jangan sampai aktivitas kepemiluan menjadi asing di tengah masyarakat hanya karena berada di masa nontahapan,” ucap Adam Parawansa, Ketua Bawaslu Barito Utara.
Bawaslu juga mendorong agar pola sosialisasi tidak selalu bersifat formal, melainkan dapat dikemas dalam bentuk diskusi partisipatif yang melibatkan unsur masyarakat dan pihak eksternal melalui kerja sama lintas sektor. "Pendekatan dialog atau diskusi ini menurut kami lebih efektif dalam membangun kesadaran kolektif sekaligus memperkuat pengawasan partisipatif sebagai mandat utama Bawaslu," jelas Amir Mahmud Anggota Bawaslu Barito Utara.
Selain itu, Bawaslu melalui anggota Bawaslu Barito Utara Adi Susanto juga turut menyoroti pentingnya akurasi data pemilih berdasarkan hasil uji petik pasca pemutakhiran data tahun 2025, "Dari hasil uji petik kami pada triwulan akhir 2025 lalu, masih ditemukannya masyarakat yang belum melakukan pembaruan data secara langsung ke Dukcapil menjadi catatan penting untuk memperkuat koordinasi antar instansi, kita sebagai pihak terkait dapat mendorong sosialisasi aktif melalui berbagai kanal, termasuk media sosial, guna meningkatkan kesadaran masyarakat untuk aktif dalam melaporkan perubahan data kependudukan," ungkap Adi.
Dalam kesempatan yang sama, KPU Kabupaten Barito Utara menyampaikan dukungannya terhadap penguatan pendidikan pemilih berkelanjutan yang telah mulai dilaksanakan sejak Februari 2026, termasuk melalui kerja sama dengan satuan pendidikan. Sementara itu, Badan Kesbangpol Kabupaten Barito Utara menyatakan kesiapan untuk terus melaksanakan pendidikan politik secara umum di masa nontahapan dan membuka ruang sinergi lanjutan bersama Bawaslu dan KPU.
Melalui konsolidasi ini, Bawaslu Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya untuk terus menjadi penggerak dalam menjaga kualitas demokrasi daerah. Sinergi lintas lembaga yang terbangun diharapkan mampu memastikan nilai-nilai demokrasi tetap hidup, pengawasan partisipatif semakin kuat, dan kesiapan masyarakat menghadapi tahapan Pemilu mendatang semakin optimal.
Pertemuan ditutup dengan penyerahan cinderamata oleh Bawaslu Barito Utara berupa Plakat Penghargaan kepada KPU Barito Utara karena telah ikut menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara.
Penulis: Marthin Sahay
Foto: Rahmat Hidayat